profil

Yayasan Sekolah Nasional KPS (YSN KPS) disamping mengelola SMP juga mengelola TK dan SD Nasional KPS. Jumlah siswa secara keseluruhan mencapai angka 1000 orang. Untuk saat ini sekolah hanya menerima siswa dari kalangan karyawan KPS (Total EP Indonesie, Chevron dan Vico) serta pegawai di lingkungan YSN KPS. Dengan input internal, maka keunikan yang terjadi adalah bahwa kualitas siswa masukan (input) sangat bervariasi. Standar deviasi kemampuan siswa input dari tahun ketahun semakin besar, artinya bahwa siswa baru yang menjadi input SMP Nasional KPS memiliki perbedaan yang sangat siginifikan antara siswa dengan kemampuan akademik baik dan kurang. Siswa masuk SMP Nasional KPS tanpa melalui proses seleksi. Namun demikian bagi SDM pendidik di lingkungan SMP Nasional KPS, kondisi ini merupakan tantangan profesi yang harus dijalani secara sinergi. Dengan kemampuan profesi yang dimiliki oleh SDM Pendidikan dan didukung oleh tenaga kependidikan serta iklim kondusif yang diciptakan oleh YSN KPS, maka kualitas output yang dihasilkan cukup membanggakan. Siswa kelas III yang merupakan output akhir dari tahun ketahun memberikan peringkat rata-rata nilai sekolah yang cendrung pada posisi lima besar sekolah terbaik papan atas di Propinsi Kaltim. Tahun 2006 peringkat 2 rata-rata tertinggi NUN dari 682 sekolah se Kaltim (Puspendik 2006), dan peringkat 1 pada tahun 2001 (www.puspendik.com)
Status SMP Nasional KPS berdasarkan hasil akreditasi yang dilaksanakan oleh tim akreditasi kantor Dinas Pendidikan Nasional Kota Balikpapan pda tahun 2005 menghasilkan nilai 98,78 dengan akreditasi “ Sangat Memuaskan”. Kualifikasi tersebut dihasilkan akibat kinerja sinergi dari para pihak terlibat, antar lain peran YSN KPS, POMG, Guru dan Karyawan, Siswa dan instansi terkait dalam hal ini Disdik Kota Balikpapan. Konsekuensi dari hasil akreditasi sangat bermanfaat bagi sekolah, antara lain sekolah tetap diberikan kewenangan untuk menyelenggarakan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.
Latar belakang sosial ekonomi orang tua pada umumnya berasal dari kalangan sosial ekonomi menengah ke atas. Dengan asumsi tersebut maka penyelenggaraan pendidikan secara relatif didukung oleh sumber dana yang cukup mapan. Kondisi ini memungkinkan siswa untuk dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih stabil. Dalam rangka menciptakan suasana hubungan yang kondusif antara orang tua dan sekolah, maka YSN KPS membentuk forum orang tua siswa yang di sebut sebagai POM (persaatuan orang tua murid). Keberadaan orang tua siswa sangat mendukung terciptanya komunikasi yang lebih baik dengan sekolah. Orang tua merupakan konsumen utama dari produk jasa pelayanan pendidikan yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan di SMP Nasional KPS. Beberapa kegiatan orang tua siswa dalam wadah POM antara lain penyuluhan narkoba, ceramah kesehatan, kunjungan ke fasilitas produksi eksplorasi migas dan lain-lain. Kegiatan ini semata-mata mendukung dan menambah wawasan siswa tentang konsep di luar kurikulum sekolah. Kegiatan orang tua yang berhubungan dengan upaya mendukung kegiatan PBM antara lain membantu kelancaran kegiatan, misalnya bantuan transportasi atau akses lain yang berhubungan dengan manajemen KPS.
Translate
Pengunjung






![]() | Today | 2 |
![]() | This week | 25 |
![]() | This month | 47 |
![]() | All days | 2698 |
,
Today: Sep 09, 2010



